OKU, SB - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah menghadiri Wisuda Sekolah Lanjut Usia (Lansia), di Desa Gedung Pakuon, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis, 07 Mei 2026.
Acara penuh makna ini turut dihadiri, para Kepala Dinas, Kepala Desa se-Kecamatan Lengkiti, dan Tokoh Masyarakat Desa Gedung Pakuon.
Sebanyak 63 peserta mengikuti prosesi wisuda sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pendidikan sepanjang hayat
Dalam sambutannya, Bupati OKU, Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan aktif melaksanakan program pemerintah pusat, yakni Sekolah Lansia pertama di Kabupaten OKU yang diadakan di Desa Gedung Pakuon.
Dia menjelaskan, sekolah lansia tangguh adalah program pendidikan non formal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan menjadikan mereka tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
"Program ini memberikan informasi dan pelatihan seputar kesehatan fisik dan mental, keterampilan, serta ruang untuk interaksi sosial agar lansia dapat menjalani usia senja dengan bahagia dan berdaya," ujarnya.
"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendorong kemandirian, memperkuat mental positif, serta meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap produktif sehat dan menjadi bagian penting dari pembangunan sosial di Desa Gedung Pakuon," imbuhnya.
Kepala Desa Gedung Pakuon, Helmi Kasuma berperan aktif dalam melaksanakan program pemerintah pusat dan kabupaten, mengadakan Sekolah Lansia, untuk meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).
Program ini melibatkan kurikulum tujuh dimensi lansia tangguh, meliputi aspek kesehatan obat-obat an gratis untuk lansia, bumil, balita, dari fisik, mental, sosial, spiritual, hingga ekonomi yang dibiayai oleh dana desa.
Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Melalui program ini, para lansia dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mencakup berbagai dimensi kehidupan, mulai dari spiritual, fisik, emosional, hingga sosial kemasyarakatan.
Dengan terselenggaranya Wisuda Sekolah Lansia ini, Pemerintah Kabupaten OKI berharap program Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu menciptakan lansia yang sehat, berdaya, dan bermartabat sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. (Indra)






