SERANG, Suarabanten.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 34 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan audiensi dan silaturahmi bersama Pemerintah Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Kendayakan pukul 13.00–15.00 WIB tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangka pengenalan wilayah sekaligus penjajakan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kendayakan, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kendayakan, kader PKK, petugas sensus ekonomi desa, perangkat desa, serta mahasiswa KKM Kelompok 34 Universitas Bina Bangsa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa dan pemerintah desa, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk menggali berbagai informasi terkait kondisi sosial, potensi desa, kegiatan masyarakat, hingga kebutuhan pembangunan yang masih perlu mendapat perhatian.
Ketua KKM Kelompok 34 Universitas Bina Bangsa, Ridho Pratama, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum mahasiswa menyusun dan menjalankan program kerja di lapangan.
Menurutnya, mahasiswa perlu memahami secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat agar program yang dirancang tidak hanya bersifat formalitas, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kendayakan.
"Kami ingin memastikan bahwa program kerja yang akan kami laksanakan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, arahan dan masukan dari pemerintah desa menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami dalam menyusun program pengabdian yang tepat sasaran," ujar Ridho.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kendayakan menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa. Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat menjadi mitra bagi pemerintah desa dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Desa juga memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Desa Kendayakan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah keberadaan usaha peternakan ayam yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu upaya penguatan ekonomi desa.
"Desa Kendayakan memiliki berbagai potensi yang dapat terus dikembangkan. Salah satunya adalah peternakan ayam yang saat ini dikelola oleh BUMDes. Potensi ini menjadi salah satu aset desa yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap mahasiswa KKM dapat melihat potensi-potensi yang ada dan memberikan gagasan maupun inovasi yang dapat mendukung kemajuan desa," ungkap Kepala Desa Kendayakan.
Selain membahas potensi ekonomi desa, Kepala Desa juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam mendukung kegiatan sosial, pendidikan, kepemudaan, serta pemberdayaan masyarakat selama masa KKM berlangsung.
Menurutnya, mahasiswa memiliki kemampuan dan wawasan yang dapat menjadi energi baru dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kendayakan turut menyampaikan berbagai informasi terkait kegiatan pemberdayaan masyarakat yang selama ini berjalan di lingkungan desa. Ia berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan kader-kader PKK dalam berbagai kegiatan yang berorientasi pada pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
Dalam forum yang sama, petugas sensus ekonomi desa juga memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian masyarakat serta berbagai peluang yang dapat dikembangkan melalui pendekatan edukasi dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Berbagai masukan yang disampaikan oleh pemerintah desa menjadi bahan penting bagi mahasiswa KKM Kelompok 34 dalam menyusun program kerja yang relevan dan berkelanjutan. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai kebutuhan masyarakat yang dapat menjadi fokus kegiatan selama masa pengabdian.
Ridho menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemuda, hingga warga Desa Kendayakan.
"Kami berharap kehadiran KKM Kelompok 34 Universitas Bina Bangsa tidak hanya menjadi kegiatan akademik semata, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa dan seluruh unsur masyarakat, kami optimis program-program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," tuturnya.
Audiensi bersama Pemerintah Desa Kendayakan ini menjadi salah satu rangkaian awal pelaksanaan KKM Kelompok 34 Universitas Bina Bangsa. Sebelumnya, mahasiswa juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai unsur masyarakat, seperti RT, tokoh agama, pengurus DKM, dan pemuda setempat guna memetakan kondisi serta kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif.
Melalui sinergi yang terjalin antara mahasiswa dan pemerintah desa, diharapkan pelaksanaan KKM dapat berjalan optimal serta menghasilkan program-program yang mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Kendayakan.(Red/Mulyadi)









