OKU SELATAN, SB - Pengelolaan Dana Desa kembali menjadi sorotan publik. Pembangunan rabat beton di Desa Terap Mulia, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan diduga menyimpan sejumlah kejanggalan serius.
Proyek yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025 itu diketahui telah dicairkan 100 persen senilai Rp 119 juta, namun hingga kini pekerjaan fisik belum diselesaikan, Senin, 29 Juni 2026.
Berdasarkan APBDes, volume pekerjaan tercatat sepanjang 113 meter dengan lebar 5 meter dan ketebalan 0,20 senti meter. Namun hasil pengecekan di lapangan menunjukkan realisasi fisik baru mencapai sekitar panjang 50 meter,dan lebar 2,5 meter. Artinya baru dikerjakan 25 persen, dan menyisakan kurang lebih 75 persen yang belum dikerjakan.
Ironisnya, saat ini sudah memasuki tahun anggaran 2026,tetapi dana desa tahap 1 2026 bisa cair. Patut diduga ada manipulasi data sehingga dana desa bisa cair tahun 2026 ini.
"Pekerjaannya belum selesai, tapi dananya kayaknya sudah habis. Kami sebagai warga sangat kecewa,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Terpisah, Kepala Desa Terap Mulia, Feri saat dikonfirmasi di kediamanya mengatakan bahwa realisasi rabat beton 2025 hanya itu saja karena dana desa tahap 2 tidak cair.
Berdasarkan hasil temuan di lapangan, awak media akan mencoba untuk meminta tanggapan dari pihak Kecamatan Banding Agung dan Dinas PMD Kabupaten OKU Selatan. (*/red)




